SMANSA KLAMPOK

MOVING FORWARD FOR BRIGHTER FUTURE

Senin, 10 April 2017

EKSTRA MEMBATIK


Budaya daerah merupakan aset yang perlu mendapat perhatian khusus agar kelestarian budaya tersebut tetap terjaga. Salah satu budaya yang dimiliki masyarakat Jawa Tengah adalah batik. Kini batik tidak saja digandrungi orang tua lho, Sobat BulPen. Kaum muda pun kini gemar memakai batik. Nah, makin banyaklah permintaan batik di pasaran.

 Dahulu batik identik dengan pengrajin khusus dan kebanyakan kalangan dewasa atau orang tua yang berkecimpung dengan dunia batik-membatik.  Bagaimana dengan era modern seperti sekarang ini? Wow, ternyata pembuatan batik kini muncul juga di dalam kegiatan sekolah yang melibatkan para pelajar.

Kegiatan membatik tampak pula di lingkungan Smansa Perjaka, khususnya dalam kegiatan belajar-mengajar mapel Prakarya. Selain berlatih membatik, hal menarik lainnya berkaitan dengan bahan pewarna alami yang digunakan untuk membatik. Para siswa menggunakan kunyit sebagai pewarna kuning alami. Bahan pewarna alami lainnya juga didapat dari daun suji, daun salam, kulit manggis, dan lain-lain. Para siswa terlihat senang, mereka belajar banyak hal, membatik dan memanfaatkan bahan pewarna alami. Semoga kegiatan tersebut bisa terus berlanjut dari generasi ke generasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar